Minggu, 11 November 2012

CAMERA SHOT

Gambar-gambar yang dilihat oleh kamera selama proses produksi. Pengambilan-pengambilan gambar ini dapat dikelompokkan berdasarkan:

1.    Jarak antara kamera dengan obyek gambar.

2.    Sudut pengambilan gambar suatu kamera.

3.    Isi, sifat atau pokok obyek gambar yang sedang diambil.

Beberapa contoh pengambilan gambar yang telah dipilih adalah sebagai berikut:

Aerial Shot: Suatu pengambilan gambar yang dilakukan dari udara.


Angle Shot: Suatu teknik kamera yang mengambil gambar dari sudut yang tidak biasa digunakan. Biasanya mengambil gambar dengan sudut pengambilan yang terlalu rendah (Extreme Low Angle) atau terlalu tinggi (Extreme High Angle) ataupun pengambilan gambar yang miring/landai. Lihat juga Canted Shot.

 
(photographycourse.net)

Big Close-Up: Suatu pengambilan gambar pada daerah kepala untuk menunjukkan sifat-sifat yang tercermin dari wajah seseorang atau bagian dari wajah (misalnya mata, hidung, mulut).
 
(fungaama.com)
Istilah yang sama dapat juga digunakan untuk pengambilan obyek gambar berupa benda-benda, yaitu mengambil gambar dari sebagian obyek gambar dengan ukuran yang besar (pengambilan dekat). Big Close Up ini disingkat BCU.

Bust Shot: Pengambilan gambar pada daerah kepala dan bahu pengisi acara. Lihat MEDIUM CLOSE-UP.

 
(thomaspeters.com)

Canted Shot: Suatu teknik pengambilan gambar dari atas yang tidak tepat pada poros (sumbu) verLikal.
 
 
(jamsmediablog.blogspot.com)
Close-Up: Suatu pengambilan gambar dari dekat yang menonjolkan bagian kepala dan bahu atau pandangan suatu obyek gambar dari dekat.

 
(atec.utdalas.edu)

Cross Shot: Lihat OVER-SHOULDER SHOT. Cross Shot ini disingkat X-SHOT.
 
 
(leighamthompson.blogspot.com)

Establishing Shot: Suatu pengambilan gambar dengan menggunakan sudut pengambilan gambar yang besar (Wide Shot) yang biasanya dimunculkan pada awal suatu adegan ceritera untuk memperlihatkan hubungan dari suatu hal secara terperinci yang akan ditunjukkan pada gambar-gambar berikutnya secara jelas dengan pengambilan dekat, agar tidak membingungkan penonton televisi ketika melihat gambar-gambar tersebut.

Extreme Close-Up: Pengambilan suatu gambar sebesar mungkin, misalnya menampilkan gambar mata, mulut dsb.
(accad.osu.edu)

Full Shot: Suatu pengambilan kamera terhadap obyek gambar yang meliputi (termasuk juga) semua sifat-sifat gambar dan lingkungannya yang tampak di dalam adegan gambar tersebut. Lihat juga Wide Shot.
 
(monet22.wordpress.com)

Group Shot: .Suatu jenis pengambilan gambar yang mengutamakan suatu kelompok orang sebagai obyek gambarnya.
 
 
(thedigitalstory.com)
High Shot: Suatu jenis pengambilan gambar dari atas.
 
 
(rapiers.typepad.com)
Key Shot: Satu atau beberapa pengambilan gambar yang oleh pengarah acara (sutradara) dianggap penting di dalam menggambarkan suatu ceritera atau hal-hal tertentu pada suatu produksi acara televisi atau film.

Knee Shot: Suatu jenis pengambilan gambar orang yang dibatasi dari lutut ke atas.

 
(danielscullyasmedia.blogspot.com)

Long Shot: Suatu jenis pengambilan gambar dari jarak yang cukup jauh hingqa seluruh pemandangan dapat ditampilkan semua di dalam gambar (Disingkat L/S).
 
 
(pic.templetons.com)
Suatu pengambilan gambar yang ikut menampiIkan obyek gambar pada latar depan untuk memberikan kesan kedalaman (dimensi ruang).

Medium Cose-Up: Suatu pengambilan gambar orang yang menampakkan kepala, bahu dan bagian atas dada orang hingga memenuhi bingkai (frame) gambar.
 

(flickrhivemind.net)
MEDIUM LONG SHOT: Suatu jenis pengambilan gambar dari lutut ke atas. Pengambilan gambar semacam ini disebut juga sebagai KNEE SHOT.
 

(danielscullyasmedia.blogspot.com)
Medium Shot: Suatu jenis pengambilan gambar yang menunjukkan gambar orang dari pinggang ke atas.

Mirror Shot: Suatu teknik pengambilan gambar dengan menggunakan cermin baik untuk menambah sudut pengambilan  gambar, atau untuk memperpanjang jarak pengambilan, atau bisa juga untuk mempertinggi pengambilan gambar.
 
 
(myspace.com)

Over Shoulder Shot: Suatu teknik pengambilan gambar, di mana obyek gambar utama diambil dari belakang kepala orang lain yang berhadapan dengan obyek gambar utama, sehingga bahu orang lain tadi kelihatan sebagai gambar latar depan. Jenis pengambilan gambar seperti ini disebut juga dengan istilah CROSS-SHOT.
 
 
(accad.osu.edu)
Poit-of-View Shot: Suatu pengambilan gambar yang mengambil menonjolkan sikap atau sifat atau pendapat obyek gambar pada suatu adegan gambar. Lihat SUBJECTIVE CAMERA.

Reaction Shot: Biasanya berupa pengambilan gambar secara close-up yang khusus dimaksudkan untuk menunjukkan reaksi pengisi acara di dalam suatu dialog atau kejadian suatu pada suatu adegan.

Re-Establishing. Shot: Serupa dengan establishing shot kecuali bagian-bagian gambar yang menunjukan kembali gambar yang baru saja muncul pada adegan atau babak sebelumnya sebagian untuk mengingatkan penonton.

Tight Shot: Suatu pengambilan gambar yang diatur sedemikian rupa hingga hanya tepat pada batas sisi-sisi gambar utama saja yang tampak di layar gambar.

(gadling.com)
Two-Shot: Suatu teknik pengambilan gambar yang menunjukkan gambar dua orang di layar/bingkai gambar.
 

(twood95.wordpress.com)

Very Long Shot: Suatu pengambilan gambar yang mencakup suatu daerah pengambilan gambar yang sangat lebar, di mana obyek gambar utama berada jauh dari kamera dan hanya  menempati kurang dari setengah bingkai (frame) gambar.
 

 

(twood95.wordpress.com)
Wide Shot: Suatu pengambilan gambar di mana obyek gambar utama kelihatan jauh, namun obyek gambar utama tersebut menempati seluruh bagian penting dari suatu bingkai (frame) gambar.
(rtf305-f10-07855-ecw579.blogspot.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar